Video #13a: Kebenarann Dan Hikmat Pengertian
Gagasan pokok pewartaan seluruh Sabda Tuhan sampai dengan kedatangan Tuhan kita adalah ini: mengajarkan kebenaran yang diperlukan untuk memulihkan seluruh kemanusiaan dan alam ciptaan kembali pada keadaannya semula seperti saat diciptakan. Dengan cara demikian hidup manusia menjadi layak di mata Tuhan dan jiwanya akan memperoleh kehidupan kekal.
Kita lihat saat ini manusia banyak yang terjatuh ke dalam dosa dan kejahatan. Alam tempat hidup manusiapun terus terdegradasi dan mempersulit manusia dengan berbagai bencana. Itu semua disebabkan karena manusia tidak lagi hidup dalam kebenaran sejak kejatuhan Adam ke dalam dosa. Dan celakanya, alam ciptaanpun ikut menjadi terkutuk karena dosa manusia (Kej.3:17)
Dengan demikian, mengajarkan manusia untuk kembali hidup dalam kebenaran adalah kunci satu-satunya untuk memulihkan keadaan itu.
Lalu kebenaran seperti apa yang ingin diajarkan Tuhan melalui pewartaan SabdaNya?
Karena pada mulanya manusia diciptakan sebagai citra Allah, maka kebenaran yang diwartakan Tuhan kepada manusia adalah kebenaran yang dapat memulihkan keadaan manusia kembali pada keadaannya semula sebagai citra Allah. Tidak mungkin kurang dari itu!
Sebelum berbicara lebih jauh soal kebenaran, kita perlu tahu apa yang dimaksud dengan kebenaran...
Dalam topik ini kebenaran yang dimaksud adalah kebenaran logis, yaitu kesesuaian antara gagasan dengan realitas...
Contoh sederhana, 1+1=2 adalah benar karena itu sesuai dengan kenyataan.
Ketika Yesus menyatakan bahwa DiriNya adalah Kebenaran (Yoh.14:6), sesungguhnya itu bukan sebuah pernyataan yang dapat dilewatkan begitu saja. Tidak ada seorang nabi atau malaikatpun yang berani mengatakan itu.... Itu pernyataan yang unik. Dengan pernyataan tersebut, Yesus menyatakan bahwa DiriNya adalah gagasan atau representasi yang sempurna dari seluruh realitas.
Lalu realitas apa yang dimaksud?
Kepada Musa di Gunung Horeb Tuhan menyebut DiriNya, "Akulah Yang Ada.." (Kel.3:14). Tuhan menyebut DiriNya demikian karena Dia adalah realitas absolut... Dasar dari seluruh eksistensi. Yahweh adalah awal dan akhir dari segala yang ada... Realitas absolut inilah yang dimaksud oleh Yesus...
Dengan berkata DiriNya adalah kebenaran, Yesus telah mengidentikkan DiriNya sebagai gagasan atau logos yang merujuk pada realitas absolut, yaitu Tuhan dan seluruh hukum-hukumNYa.
Yoh.1:1, Yesus adalah Firman atau Logos yang sejak semula ada bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
Maka melalui pernyataan bahwa DiriNya adalah Kebenaran, Yesus sesungguhnya telah berkata dengan amat jelas dan tidak ambigu, "Akulah TUHAN..." Ini adalah jawaban atas pertanyaan yang paling sering diajukan oleh saudara-saudara kita kaum muslim. Konon kalau pernyataan Yesus mengaku DiriNya sebagai Tuhan ada di Injil, mereka siap menerima Yesus sebagai Tuhan. Nah... pernyataan itu memang ada! Semoga mereka menepati janjinya...demi keselamatan jiwa mereka sendiri!
Ok, itu tadi sekilas tentang konsep kebenaran yang dinyatakan dalam seluruh pewartaan Sabda Tuhan...
Dengan kedatangan Yesus Kristus ke dunia 2000 tahun yang lalu sebenarnya seluruh kebenaran yang dapat memulihkan keadaan manusia sebagai citra Allah sudah dinyatakan dan banyak orang yang telah menerimanya. Tapi mengapakah kondisi manusia malah semakin jauh dari kebenaran? Demikian juga mengapa alam semakin tidak bersahabat bahkan terus melawan manusia dengan berbagai bencana?
Tuhan Yesus menggambarkan keadaan itu dengan amat tepat dalam perumpamaan tentang gandum dan lalang. Pada mulanya yang ditanamkan oleh pemilik ladang adalah bibit gandum. Namun karena kelalaian dan kelemahan para pekerja, musuhnya ikut menaburkan bibit lalang ke dalam ladang sehingga gandum dan lalangpun tumbuh bersama. Pemilik ladang membiarkan keduanya tumbuh dengan maksud agar gandum memiliki akar yang kuat, sehingga pada waktunya semua lalang dapat dicabut tanpa ikut merusak gandum. (Mat.13:24-33)
Sejak Yesus Kristus menyatakan seluruh kebenaran, iblis tahu waktunya akan segera berakhir. Perlahan tapi pasti iblis akan kehilangan kekuasaannya di bumi. Namun ia tidak menyerah begitu saja dan terus secara aktif menanamkan benih kesesatan dengan maksud untuk menindas dan menyingkirkan kebenaran dari dunia. Dalam kesombongannya yang tidak pernah hilang, iblis berharap bisa membalikkan keadaan dan kembali menguasai dunia....
Akibat dari perlawanan iblis tersebut, sangat signifikan...
Dalam seluruh sejarahnya sejak jaman para Rasul hingga hari ini Gereja sebagai agen pewarta kebenaran Kristus tidak pernah berhenti mendapat serangan dari kuasa gelap. Serangan itu bervariasi mulai dari penganiayaan fisik, penyesatan dari berbagai ajaran bidaah, tantangan dari ajaran-ajaran kebenaran dan agama palsu, hingga atheisme yang menyangkal keberadaan Tuhan.... Akibatnya rencana Tuhan untuk memperbaharui kehidupan di bumi agar menjadi seperti di dalam surga belum juga dapat terwujud hingga hari ini.
Salah satu serangan iblis yang terbesar dan terpenting adalah munculnya islam. Dengan jumlah umat islam yang sekarang ini mencapai lebih dari 1,5 milyar dan terus bertambah serta dengan ambisinya yang sangat besar untuk menguasai dunia, cukup alasan untuk menempatkan agama ini sebagai perwujudan yang kelihatan dari kekuatan anti Kristus.
Agama ini bukan saja menentang pokok-pokok ajaran iman Kristen, tapi juga sejak awal dirancang untuk menyebarkan ajaran palsunya melalui kekuasaan dan kekerasan. Peperangan yang kerap dilakukan nabi islam muhamad dan para pengikutnya dalam upaya menyebarkan islam menjadi bukti yang tidak terbantahkan.
Di masa lalu, Gereja melawan invasi kekuatan anti Kristus tersebut melalui Perang Salib. Tapi sekarang Perang Salib dalam arti fisik tentu bukan lagi cara yang tepat. Selain karena kondisi sosial manusia saat ini yang cenderung heterogen dimana para penganut berbagai agama hidup berdampingan, juga karena konflik yang sesungguhnya adalah antara kebenaran yang dinyatakan Tuhan melawan kesesatan yang ditebarkan iblis.
Dengan demikian sesungguhnya kita bisa melawan ajaran sesat tersebut tanpa harus memusuhi atau melukai para penganutnya. Caranya adalah dengan mewartakan kebenaran sebaik-baiknya!
Sesungguhnya sekarang adalah saat yang tepat bagi para pengikut Kristus untuk mengalahkan kekuatan gelap dan segala penyesatannya secara tuntas. Sebagai Laskar Kristus, Perang Salib tetap harus kita lakukan untuk melawan kekuatan anti Kristus. Tapi bukan secara fisik melainkan dengan pewartaan kebenaran, sama seperti yang dilakukan para rasul 2000 tahun yang lalu. Bahkan sekarang kita memiliki keuntungan yang tidak ada di masa lalu...
Kita bisa mewartakan kebenaran kepada jutaan orang di seluruh penjuru dunia dalam waktu yang sangat singkat!
Keterbukaan informasi yang bisa diakses siapa saja saat ini membuat ajaran-ajaran palsu tidak lagi bisa menyembunyikan kebohongan dan kesesatannya seperti di masa lalu. Sekarang semua kepalsuan ajaran sesat mereka dapat dipaparkan dan dibongkar dengan tuntas di hadapan semua orang. Sebaliknya, ajaran kebenaran juga dapat dinyatakan kepada banyak orang dengan sebaik-baiknya secara transparan tanpa mungkin ditutup-tutupi lagi...
Dalam Kitab Wahyu (12:12) dikatakan demikian:
"...celakalah kamu, hai bumi dan laut! karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat."
Iblis tahu waktunya semakin singkat... keterbukaan dunia informasi membuat ajarannya yang palsu tidak mungkin terus menyesatkan manusia lebih lama lagi. Untuk itu dia akan mengerahkan seluruh kekuatannya untuk segera dapat menguasai dunia sebelum seluruh kepalsuannya terbongkar habis.
Maka tidak perlu heran jika gelombang imigran dan pengungsi muslim terus dipacu berlomba dengan waktu untuk membanjiri negara-negara non-muslim. Padahal ada banyak negara-negara muslim yang seharusnya mampu menerima mereka, tapi mereka tidak memilih pergi ke sana.
Agendanya jelas, dengan kekuatan populasi muslim yang berkembang cepat mereka berharap suatu saat dapat memaksakan penerapan syariah islam di negara-negara non-muslim tersebut. Jika kita menggunakan hitungan rasional, maka dalam waktu beberapa dekade saja jutaan imigran dan pengungsi muslim yang memiliki tingkat kelahiran tinggi ini akan bertumbuh dengan cepat dan dapat memiliki jumlah populasi yang cukup untuk mengubah konstitusi suatu negara dengan cara-cara demokratis!
Ini sangat mengerikan!
Gelombang imigran dan pertumbuhan populasi muslim kini menjadi strategi yang ampuh untuk melakukan invasi jihad tanpa kekerasan! Niat mereka untuk menguasai Eropa yang di masa lalu telah dihentikan oleh Perang Salib, kini akan mereka wujudkan dengan cara itu...
Beberapa negara sudah mulai menyadari bahaya ini dan mulai membatasi bahkan menolak kedatangan imigran muslim tersebut. Tapi itu hanya solusi sementara...
Solusi terbaiknya adalah dengan membongkar kepalsuan ajaran sesat mereka sekaligus menyatakan kebenaran yang diajarkan oleh Yesus Kristus. Inilah Perang Salib kita di jaman sekarang...
Jika pewartaan kebenaran ini bisa dilakukan dengan cara sebaik mungkin, yaitu dengan cara yang sistematis, agresif tapi sekaligus juga didasarkan pada semangat kasih maka bahaya invasi jihad islam melalui pertumbuhan populasi dan gelombang imigran akan dapat diatasi dengan efektif. Keterbukaan informasi dan teknologi internet membuat solusi itu sangat mungkin. Bahkan kita dapat membalikkan serangan jihad ini. Dengan petolongan rahmat Tuhan kita akan membuka mata banyak muslim pada kebenaran dan mengubah mereka menjadi pengikut Kristus!
Sebagai Laskar Kristus, kita ada di garda depan untuk melakukan tugas ini. Tapi ini bukan tugas yang mudah. Lebih dari 1,5 milyar orang di seliruh dunia yang percaya pada kebenaran islam sekarang ini telah menjadi indikasi awal bahwa upaya membongkar kesesatannya tidak akan mudah. Demikian juga mewartakan ajaran kebenaran yang dibawa oleh Yesus Kristus dengan cara yang tepat dan dapat diterima banyak orang sama sekali bukan perkara yang mudah.
Kita membutuhkan pertolongan Tuhan... Kita membutuhkan anugerah Tuhan yang khas untuk tugas semacam itu, yaitu hikmat pengertian!
Ya, sebagai Laskar Kristus jaman ini, bukan kekuatan fisik atau keahlian bertempur yang kita butuhkan seperti di masa lalu, tapi hikmat pengertian yang akan memampukan kita untuk memahami kebenaran Tuhan dengan baik. Dengan berbekal pemahaman tersebut kita akan dapat menyatakan kebenaran Kristus dengan sebaik mungkin dan sekaligus membongkar berbagai kesesatan ajaran palsu.
Iblis dan pengikutnya tahu... kebenaran adalah musuh mereka yang terbesar. Oleh karenanya dengan berbagai cara mereka akan berusaha meredamnya... Salah satunya adalah dengan memberi label semua upaya mengkritik ajaran islam sebagai ujaran kebencian atau "hate-speech"... Tapi dengan pertolongan Tuhan, kita pasti akan dapat mengatasi hambatan-hambatan semacam itu...
Dalam video bagian kedua kita akan membahas bagaimana kita sebagai Laskar Kristus dapat memperoleh anugerah yang berharga ini melalui Doa Mazmur Yesus.

0 komentar: